Blitar, 28 September 2026 — Menjadi bagian dari kegiatan salat Jumat bukan sekadar tentang menjalankan ibadah, tetapi juga belajar mengambil peran di tengah masyarakat. Semangat inilah yang terus dibangun MAN 2 Blitar melalui Pelatihan Muroqi, sebuah program pembinaan khusus yang dirancang untuk membekali siswa agar mampu memandu dan mengumandangkan seruan maupun bacaan dalam pelaksanaan salat Jumat.
Pelatihan Muroqi kembali dilaksanakan pada Senin (28/9/2026) di Gedung Keterampilan Lantai 2 MAN 2 Blitar. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa pilihan dari kelas X hingga XII yang memiliki minat dan kemampuan dalam bidang keagamaan. Kali ini, pelatihan menghadirkan Azmi Aufa Zuhri, alumni MAN 2 Blitar yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Dulunya, selama menjadi siswa, Azmi juga merupakan salah satu Muroqi andalan MAN 2 Blitar. Kehadiran Azmi menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mendapatkan pengalaman dan wawasan secara langsung dari sosok yang pernah menempuh pendidikan di MAN 2 Blitar dan kini melanjutkan studi di salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di dunia.

Dalam pelatihan, para siswa mendapatkan pembinaan mengenai teknik menjadi muroqi, mulai dari kesiapan sebelum pelaksanaan salat Jumat, ketepatan bacaan dan pelafalan, hingga cara mengumandangkan seruan dengan suara, intonasi, dan penghayatan yang tepat. Peserta juga diarahkan agar mampu menjalankan tugas secara percaya diri ketika berada di tengah masyarakat.
Program ini bukan kegiatan yang bersifat insidental. Pelatihan Muroqi di MAN 2 Blitar telah berlangsung secara konsisten selama lima tahun terakhir. Bahkan, sebagai bentuk implementasi dari pembinaan yang diberikan, setiap dua minggu sekali siswa MAN 2 Blitar mendapat kesempatan menjadi muroqi dalam pelaksanaan salat Jumat di masjid-masjid kelurahan yang berada di sekitar madrasah.
Keterlibatan siswa secara langsung di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan di dalam kelas, tetapi juga belajar mempraktikkan kemampuan tersebut dalam situasi nyata. Pengalaman itu sekaligus melatih keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan berkomunikasi di hadapan jamaah.
Konsistensi selama lima tahun menunjukkan bahwa Pelatihan Muroqi telah menjadi salah satu bentuk pembinaan keagamaan yang berkelanjutan di MAN 2 Blitar. Program ini sekaligus membuka ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi keagamaan sekaligus berkontribusi secara nyata di lingkungan masyarakat. Melalui program tersebut, MAN 2 Blitar terus berupaya membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki bekal keagamaan serta keberanian untuk mengambil peran positif di tengah masyarakat. (Tim Branding Madrasah)
