Semangat kepramukaan, kebersamaan, dan kreativitas generasi muda madrasah berpadu dalam kegiatan Permata Scout 2026, sebuah perkemahan gabungan antarmadrasah yang diselenggarakan pada 20–21 Oktober 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kanigoro, Kabupaten Blitar. Mengusung tema “Satu Perkemahan, Satu Ukuwah, Semangat Madrasah”, kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk mengasah talenta, meningkatkan keterampilan, serta menanamkan nilai-nilai kepramukaan kepada peserta didik.

Kegiatan Permata Scout 2026 diikuti oleh perwakilan madrasah dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Kabupaten Blitar. Setiap madrasah mengirimkan dua regu terbaik untuk berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan perkemahan. Kehadiran peserta dari berbagai jenjang pendidikan tersebut menghadirkan suasana kompetitif sekaligus penuh keakraban, mempertemukan para pramuka muda dalam satu ruang untuk belajar, berkarya, dan saling menginspirasi.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Srudji Bachtiar, M.Pd.I. Kehadiran beliau menjadi momentum penting sekaligus bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan di lingkungan madrasah. Permata Scout tidak sekadar menjadi agenda perkemahan, tetapi juga wujud nyata komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang tangguh, mandiri, disiplin, kreatif, dan memiliki semangat persaudaraan.
“Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, menguji kemampuan, serta melatih keberanian menghadapi berbagai tantangan.”, ungkap beliau. Perkemahan menjadi ruang pembelajaran nyata yang melengkapi proses pendidikan di kelas. Nilai-nilai seperti gotong royong, kepemimpinan, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemampuan memecahkan masalah ditanamkan melalui pengalaman kebersamaan dan aktivitas kepramukaan.
Keistimewaan Permata Scout terletak pada pertemuan berbagai karakter, kemampuan, dan pengalaman dari peserta didik lintas jenjang madrasah. Setiap regu hadir membawa semangat dan keunggulan masing-masing. Perbedaan tersebut bukan menjadi sekat, melainkan kekuatan untuk membangun kolaborasi, memperluas persahabatan, dan menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar madrasah. Semangat kompetisi pun diharapkan berjalan beriringan dengan sportivitas dan sikap saling menghargai.
Tema “Satu Perkemahan, Satu Ukuwah, Semangat Madrasah” mengandung pesan mendalam bahwa persatuan dan persaudaraan merupakan fondasi penting dalam membangun generasi unggul. Ukhuwah yang terjalin di antara para peserta diharapkan tidak berhenti ketika perkemahan usai, tetapi terus tumbuh menjadi semangat untuk saling mendukung dan berkontribusi positif di lingkungan masing-masing. Penyelenggaraan Permata Scout 2026 menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, keterampilan, dan karakter.
Melalui pengalaman yang berkesan ini, para pramuka muda diharapkan semakin percaya diri, berjiwa pemimpin, serta siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai luhur kepramukaan. Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus berkembang, Permata Scout 2026 diharapkan menjadi pijakan bagi lahirnya generasi madrasah yang berprestasi, berkarakter, dan mampu membawa nama baik madrasah. Dari RTH Kanigoro, semangat persaudaraan disatukan, potensi diasah, dan cita-cita besar generasi muda madrasah mulai ditumbuhkan. (Tim Branding Madrasah)

