Lompat ke konten

Skrining Kesehatan MAN 2 Blitar Wujudkan Generasi Sehat dan Berprestasi

MAN 2 Blitar bekerja sama dengan Puskesmas Wlingi melaksanakan kegiatan skrining kesehatan bagi seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII pada Rabu–Jumat, 29–31 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan program Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar yang diselenggarakan melalui Puskesmas Wlingi sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan remaja sekaligus mendeteksi secara dini berbagai potensi gangguan kesehatan peserta didik.

Skrining kesehatan dilaksanakan secara bertahap di lingkungan madrasah dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Wlingi. Seluruh siswa mengikuti pemeriksaan sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga kegiatan berlangsung tertib tanpa mengganggu proses pembelajaran. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, kesehatan mata, telinga, gigi dan mulut, serta pengkajian riwayat kesehatan peserta didik.

Kepala MAN 2 Blitar, M. Samsul Arifin, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dan Puskesmas Wlingi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kesehatan merupakan fondasi utama dalam mendukung keberhasilan peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dan Puskesmas Wlingi yang telah memberikan layanan skrining kesehatan kepada seluruh peserta didik MAN 2 Blitar. Program ini sangat penting sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi kesehatan siswa tetap terpantau. Peserta didik yang sehat akan lebih siap mengikuti proses pembelajaran, mengembangkan bakat, serta meraih prestasi secara optimal,” ujar M. Samsul Arifin.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa MAN 2 Blitar berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan peserta didik. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus berjalan beriringan dengan pembentukan budaya hidup sehat di lingkungan madrasah.

“Madrasah tidak hanya bertugas mencetak siswa yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga membentuk generasi yang sehat jasmani, kuat mental, dan memiliki kesadaran untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu, sinergi antara madrasah, orang tua, dan instansi kesehatan harus terus diperkuat demi mewujudkan generasi Indonesia yang berkualitas,” tambahnya.

Melalui kegiatan skrining kesehatan ini, diharapkan setiap peserta didik memperoleh gambaran mengenai kondisi kesehatannya sehingga dapat melakukan langkah pencegahan maupun tindak lanjut apabila diperlukan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja.

Dengan terselenggaranya skrining kesehatan selama tiga hari tersebut, MAN 2 Blitar kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan nyaman. Sejalan dengan semangat “Islamic Future-oriented Talent Madrasah”, madrasah meyakini bahwa peserta didik yang sehat akan tumbuh menjadi generasi Islami yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Tim Branding Madrasah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *